Fahri Hamzah Blak Blakan di “Misteri di Balik Kematian Johannes Marliem” Indonesia Lawyers Club ILC tvOne

1710

JAKARTA – Pernyataan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang bahwa meninggalnya saksi kunci kasus E-KTP Johannes Marliem tidak bakal mengganggu proses penanganan perkara yang sedang berlangsung dikritik oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Fahri‎ heran dengan klaim pemimpin lembaga antirasuah itu. “Nah bagaimana? Katanya saksi kunci, kok tidak terpengaruh? Kalau kuncinya hilang, kita enggak bisa masuk rumah,” kata‎ Fahri Hamzah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (14/8/2017).

Maka itu, dirinya bingung dengan klaim pihak KPK tersebut. “Katanya saksi kunci. Kalau hilang, kasusnya juga hilang dong,” tuturnya. Dirinya pun meminta KPK berhenti bermanuver.

“Jangan berpolitik,” tuturnya. Sebab, lanjut dia, KPK adalah lembaga penegak hukum, sehingga yang disampaikan ke masyarakat seharusnya hanya fakta.

Lebih lanjut dia mengatakan, manuver politik merupakan pekerjaan partai politik. “Enggak usah KPK ke situ,” katanya.‎

Diketahui, Johannes Marliem ‎dikabarkan tewas di  rumahnya, di The Beverly Grove, Los Angeles, Amerika Serikat, Rabu 9 Agustus 2017 lalu. | sindonews.com

comments

LEAVE A REPLY