Mantan Pendeta Dr. Yahya Waloni Beri bantahan pedas untuk Said Aqil Siroj

65648

Umat Islam sudah sangat jelas dilarang Allah Swt memilih orang kafir jadi pemimpin. Hal itu tertulis di dalam kitab suci Al Qur’an. Salah dua dari ayat Al Qur’an yang melarang itu adalah:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi wali (pemimpin/pelindung) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu)?” (QS. An-Nisaa’ 144).

“Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa) Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu).” (QS. Ali Imran 28).

Anehnya, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj malah tidak mempersoalkan jika negeri ini (Indonesia) dipimpin oleh orang kafir. Menurutnya, tak masalah bila calon kepala daerah itu non-Muslim tapi jujur dan dipercaya rakyat.

“Siapa saja yang mampu dan dipercaya rakyat, pemimpin yang adil meski itu non-Muslim tapi jujur, itu lebih baik daripada pemimpin Muslim tapi zalim. Di mana saja dan siapa saja,” kata Said Aqil di kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta, Sabtu (16/4/2016),seperti dilansir Detik.com.

Pernyataan Said diatas amat disayangkan. Karena secara tidak langsung atau langsung, Said bisa disimpulkan mengajak umat Islam untuk memilih pemimpin non muslim atau kafir berkuasa mengelola pemerintahan. Apa Said tidak baca Al Qur’an surat Ali Imran ayat 28? atau surat An-Nisa ayat 144? | pekanews.com

Terkait teori Said itu, Mantan Pendeta Dr. Yahya Waloni Beri bantahan pedas untuk Said Aqil Siroj. Seperti apa Dr. Yahya Waloni menganulirnya? Simak videonya berikut.

Comen Dih...

comments

LEAVE A REPLY