Polisi Temukan Fakta Baru Penyelidikan Sementara Pembacokan Hermansyah

4026
Hermansyah saat ini dalam perawatan di RS Hermina, Kota Depok (Istimewa)

JAKARTA – Polisi menemukan fakta baru hasil penyelidikan sementara pembacokan pakar IT Hermansyah yang dibacok orang tak dikenal di tol, Minggu (9/7/2017).

Peristiwa itu dialminya di tol KM 6 antara Taman Mini Indonesia Indah dan Jalan Tol lingkar Luar Jakarta, Minggu (9/7/2017) Jakarta Timur sekitar pukul 04.30 WIB di depan istirnya, Irina.

Sampai saat ini, Polresta Depok masih terus melakukan penyelidikan gabungan bersama dengan Polres Jakarta Timur.

Namun hingga saat ini, polisi masih belum mengetahui motif penyerangan tersebut.

“Belum diketahui motifnya, masih didalami,” terang Kapolresta Depok Kombes Herry Heryawan.

Akan tetapi, Herry mengungkap pihaknya menemuka fakta baru dari hasil olah TKP yang dilakukan kemarin.

Dalam hasil olah TKP tersebut, didapati aksi penyerangan itu merupakan buntut dari penyerempetan mobil adik Hermanyah oleh mobil pelaku.

Saat itu Hermansyah mengejar pelaku untuk meminta pertanggungjawaban, tapi langsung dikeroyok secara membabi-buta sebelum korban turun dari mobilnya.

“Itu yang kami dapatkan. Kalau soal chat mesum kami belum sampai mengarah ke sana,” ungkapnya.

“Kasus ini jadi antensi kami dan anggota sudah ada di lapangan mengumpulkan semua bukti,” tutupnya.

erpisah, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengatakan, pihaknya langsung merespon dengan mendalami laporan istri korban, Irina.

“Sedang kami tangani,” ucapnya.

Saat ini, pihaknya pun sudah memerintahkan jajarannya untuk mengusut dan mencari pelaku pembacokan kepada pakar IT ITB itu

“Tim reserse kami sudah di lapangan untuk mengusut pelakunya. Termasuk mengungkap motifnya,” ujarnya di Mapolres Jakarta Timur, kemarin.

Saat ini, lanjut Andry, pihaknya masih terus memintai keterangan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian.

Hal itu berkenaan dengan ciri-ciri para pelaku termasuk mobil yang digunakan para pelaku.

Sebelumnya, istrinya, Irina mengatakan, penyerangan itu terjadi saat mereka dari Cijantung, Jakarta Timur hendak pulang ke Depok.

Di tengah jalan, mereka dikagetkan dengan dua mobil yang ngebut dan ugal-ugalan.

Selanjutnya, pengendara tersebut meminta mobil Avanza putih nopol B 1086 ZFT yang ditumpangi mereka berdua itu menepi dan berhenti di sisi jalan.

Saat memutuskan berhenti, suaminya membuka kaca pintu mobil dan langsung dipukuli oleh lima orang laki-laki.

“Posisi jalan saat itu sepi. Saya tidak bisa lihat wajah mereka (para pelaku, Red),” katanya kepada Indopos (grup pojoksatu.id) kemarin.

Akibatnya, suaminya berdarah-darah dan mengalami banyak luka. Seteleh sempat membilas darah suaminya yang mengucur deras, Irina langsung tancap gas ke RS Hermina Depok untuk menyelamatkan nyawa Hermansyah.

“Saya hanya ingat RS ini saja. Makanya saya bawa kesini. Ada luka tusuk di leher, kepala dan tangan kiri,” ungkap perempuan asal Ukraina itu.

Saat ini, Hermansyah dipindahkan ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta untuk menjalani perawatan medis selanjutnya.

Sumber: pojoksatu.id

 

comments

LEAVE A REPLY